DAFTAR PRODIAKON 2010-2012

Lingkungan No Nama
Agustinus 1 Cirriliyus Bakrun
2 Paulus Amat Sidik
Alfonsus 3 Paulus Yohanes Tohimin
4 Anton Laga
Ambrosius - -
Angela 5 Fransiscus Xaverius Supriyadi
6 Hendrik Matutina
Barnabas 7 Evaristus Budi Satoto
8 Fransiscus Hieronymus Purwanto
Barholomeus 9 Fransiscus Asisi Isarmaja
Bernadetta 10 Soleiman Leonardus Pakadang
Blasius 11 Fransiscus Asisi Suratman
12 Agustinus Heri Purwanto
Bunda Teresa 13 Rosalia Ruslan
14 Raymundus Hery Supriyanto
Dominikus 15 Yohanes Mudjilan
16 YF. Ari Yuntono
Fr. Xaverius 17 Caecillia Suwarsi
18 Robertha Sugiyati
19 Stephanus Sukardio
Gregorius Agung 20 Ignatius Sutris Winarto
Isidorus 21 Heribertus Sugita
22 Vincentius Sugeng Ismanto
Maria Martha - -
Maria Ratu Rosari 23 YC Dwi Utomo
24 Petrus Tri Indro Koesoemo
25 Yosaphat Adji Satrio
Markus 26 Al. Sarjana
27 Y. Dyah Sulistyawati
Matheus 28 Em. Sri Budiarti Sugiharto
29 Veronika Budiningsih Dwi Lestari
Matias 30 Markus Suntoko
Richardus 31 Robertus Siswoyo
32 St. Harimawan
33 Andreas Hendracipta
Sanjaya 34 Ben Galus Senang
Soegijapranoto 35 St. Suharmanto
36 Natalia Paula Murjiah Ramlie
Yacobus 37 Aloysius Ramelan


Prodiakon Paroki (PPDP – Pasal 72)

1. Usulan calon Prodiakon Paroki hendaknya memperhatikan aspek kaderisasi, pendapat umat dan memenuhi syarat atau kriteria sebagai berikut:

a. Memiliki kepribadian dan/atau kehidupan keluarga yang baik;

b. Diterima umat;

c. Berpenampilan layak;

d. Sehat jasmani dan umur saat dilantik tidak lebih dari 65 tahun;

e. Tidak menjadi batu sandungan bagi umat dan masyarakat;

f. Mempunyai kemauan hidup menggereja;

g. Mendapat persetujuan suami atau istri bagi yang sudah berkeluarga;

h. Sudah menerima sakramen Baptis dan sakramen Krisma;

i. Berdomisili di Paroki St. Paulus Pringgolayan untuk 3 tahun ke depan setelah diangkat;

j. Mempunyai kemauan dan kemampuan untuk melayani umat;

k. Bersedia mengikuti pembekalan untuk persiapan pelayanan.

2. Mekanisme pemilihan dan pengangkatan Prodiakon:

a. Calon Prodiakon dipilih oleh umat di Lingkungan;

b. Ketua Lingkungan mengusulkan calon yang dipilih kepada Pastor Paroki;

c. Tim Kecil yang dibentuk dan diketuai oleh Pastor Paroki bertugas menseleksi calon yang diusulkan Lingkungan;

3. Calon terpilih diusulkan oleh Pastor Paroki kepada Uskup untuk ditetapkan.

4. Prodiakon yang ditetapkan dilantik dan diberkati oleh Uskup atau yang ditunjuk.

5. Prodiakon hanya dapat dipilih kembali secara berturut-turut dalam satu kali masa jabatan pelayanan berikutnya.

6. Pelaksanaan tugas pelayanan prodiakon paroki ada dalam kesatuan reksa pastoral paroki dan dalam koordinasi Pastor Paroki.

7. Prodiakon Paroki termasuk salah satu Tim Kerja di Bidang Liturgi dan Peribadatan.

8. Prodiakon tidak boleh dijabat oleh Dewan Harian dan Ketua Lingkungan.

9. Sebelum masa bakti habis, karena sesuatu hal dan atas pertimbangan yang bijak dalam kesatuan reksa pastoral, Pastor Paroki berhak menon-aktifkan Prodiakon Paroki.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.