Seorang pengunjung blog ini, Bp. Totok Pratowo dari Paroki Rasul Barnabas, Pamulang, Jakarta Selatan menanyakan apakah istilah “ujud” sama dengan “ujub” yang kita kenal? (pengaruh bhs Jawa? _admin).

Dalam Kalender/Penanggalan Liturgi yang dikeluarkan oleh Komisi Liturgi KWI, digunakan istilah “ujud” dan bukan “ujub”. Ini benar dan sesuai dengan istilah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. UJUD berarti “sesuatu yang dikehendaki; maksud; tujuan”, sedangkan UJUB yang berasal dari bahasa Arab berarti “1. keangkuhan; kesombongan; 2. rasa bangga”.

Nah, kalau gitu kita harus hati-hati kalau membacakan permohonan doa seseorang “ujud misa pagi hari ini diminta oleh ….” atau “ujud ibadat sabda ini dimohon oleh …”.

Kalau keliru pakai “ujub” wah nanti yang mendengar dan kebetulan paham bahasa (Arab), dikira minta kesombongan. Mari kita belajar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam liturgi/ibadat gereja kita.